SupirPete2

Galang Dana Pulangkan Jenazah Alumni Unhas dari Kaki Gunung Himalaya

Makassar – Umartono Nafal Quryanto (28), pesepeda jarak jauh asal Indonesia, tewas saat menyusuri perjalanan perbatasan India-Nepal tepatnya di wilayah Uttarakhand. Nafal diduga mengalami kecelakaan dan terjatuh ke jurang sebagaimana terlihat dari foto-foto yang dibuat otoritas India dan tersebar di media sosial. Ternyata, perjalanan Nafal memang harus berhenti saat telah mendekati tujuan akhirnya. Rencana pulang ke Indonesia pada Januari 2018 harus pupus.

Mengutip Makassarsiber.id, Nafal diketahui alumni Fakultas Teknik Elektro Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2008 dan juga anggota Paduan Suara Mahasiswa Unhas. Nafal juga memiliki hubungan keluarga dengan Prof Dr Mansjur Natsir, mantan Dekan Fak. Kedokteran Gigi Unhas.

Nafal meninggalkan Indonesia menuju Singapura melalui jalur laut. Dari Singapura, dia terus menggowes sepedanya ke Utara, hingga akhirnya mencapai India dan mengarahkan perjalanan ke tujuan akhir di Nepal. Mengutip laman Tempo.co, Wahyu Indarto, kakak ipar Nafal mendapat kabar tersebut dari petugas KBRI. “Kami mendengar kabar dari KBRI di India kemarin, ada seorang WNI yang ditemukan di jurang bernama Nafal.”

Sampai hari ini KBRI New Delhi sedang dalam pengurusan untuk kepulangan jenazah Nafal ke Bogor. Akan tetapi, kondisi jasad yang tidak di awetkan sejak ditemukan dan disimpan di RS District Gopeshwar karena tidak tersedia freezer, memerlukan proses pembalsaman extra dan dokumen khusus dari pihak agency pengiriman. Hal tersebut memerlukan biaya extra dan mendorong Riswan Abidin, teman dekat Nafal melakukan penggalangan dana melalui laman Kitabisa.com/nafalquryanto.

“Donasi melalui Kitabisa ini akan diserahkan langsung ke pihak keluarga Nafal dan akan digunakan untuk keperluan administrasi kepulangan Nafal ke Bogor, biaya pengurusan jenazah dan lain-lain. Tercapai ataupun tidak hasil donasi akan diberikan ke pihak keluarga Nafal untuk membantu pengurusan jenazah Nafal, terima kasih,” Tutur Riswan Abidin.

Riswan Abidin juga menulis pesan mengharukan untuk Nafal di akun instagramnya.
“Fal, baru kemaren lu live di FB, baru kemaren gue ledekin lu jadi kurusan. Baru kemaren kita karokean bareng, baru kemaren kita hunting foto, baru kemaren foto di kota tua, baru kemaren kita kerja praktek, baru kemaren kita buat video, baru kemaren kita ribut, baru kemaren.. Fal.. Gue udah janji pas lu pulang Januari 2018 ke Indonesia gue bakal bikin video interview lu selama sepedahan ke Nepal. Gue udah janji. Fal yang tenang disana. InsyaAllah gue selalu berdoa buat lu.”, tulis Riswa Abidin.

Sejak kampanye ini dimulai telah terkumpul donasi Rp 28.423.013. Netizen yang ingin mengirimkan bantuan masih bisa memberikan donasi melalui laman Kitabisa.com/nafalquryanto. Kitabisa.com akan memberikan langkah pembayaran sesuai dengan pilihan Bank yang Anda miliki.

Redaksi

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.